SMART RT — Mahasiswa kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulia, terus membuktikan diri mengabdi ke masyarakat.
Kali ini, kegiatan KKN di RT 01, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat 7 Agustus 2026, diisi aksi peduli lingkungan melalui kegiatan bersih-bersih Pantai Dusit dan penanaman cemara laut.
Saat kegiatan, agenda itu dihadiri Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti, delegasi Polairud Polda Kaltim Aipda Taufik Ismail, Lurah Damai Kanti, Ketua LPM, dan Ketua RT 01 Kelurahan Damai.
Di sana, mahasiswa KKN bersama masyarakat dan sejumlah pihak melakukan pembersihan kawasan Pantai Dusit.
Selain itu, dilakukan pula penanaman cemara laut yang disediakan Polairud Polda Kaltim.
Aipda Taufik Ismail mengatakan, Polairud Polda Kaltim mendukung kegiatan KKN yang dilaksanakan Universitas Mulia.
“Khususnya melalui keterlibatan dalam kegiatan peduli lingkungan di kawasan pantai,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polairud Polda Kaltim mendukung kegiatan KKN yang dilaksanakan Universitas Mulia dengan ikut bergabung dalam kegiatan bersih pantai ini.
“Tujuannya untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan pantai,” imbuh Taufik.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting karena kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Bukan hanya pemerintah maupun aparat, tetapi juga perguruan tinggi dan masyarakat.
Selain aksi bersih pantai, penanaman cemara laut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Tanaman cemara laut diharap dapat tumbuh dan berkembang.
Sehingga nantinya memberikan manfaat ekologis sekaligus memperindah kawasan Pantai Dusit.
Harapan itu merujuk keberadaan cemara laut di Pantai Lamaru yang telah tumbuh dan menjadi bagian lanskap kawasan pantai di Balikpapan.
Melalui kegiatan KKN ini, Universitas Mulia bersama masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan pesisir.
Hal itu bagian dari tanggung jawab bersama.
Kegiatan bersih pantai dan penanaman cemara laut diharapkan pula tidak berhenti sebagai kegiatan KKN.
Melainkan dapat dilanjutkan masyarakat, sehingga tanaman yang ditanam dapat tumbuh besar dan menjadi bagian masa depan Pantai Dusit. (***)














