SMART RT – Himpunan Mahasiswa Manajemen aka HMM Universitas Mulia Balikpapan, kembali mempersiapkan event rutin tahunan.
Kali ini bertajuk M Force, yang akan digelar selama dua hari, mulai tanggal 26–27 September 2026.
Management Festival of Rhythm, Competition and Expression 2026 atau M Force tahun ini turut dimeriahkan dengan varian lomba.
Selain itu, event M Force juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha mahasiswa melalui konsep kolaborasi antara akademik, kreativitas, dan kewirausahaan.
Ketua Panitia event M Force 2026, Eka Setia Wijaya yang juga aktif di Program Studi Prodi Management semester 5, mengatakan event kali ini berbeda dengan tahun lalu.
Nantinya panitia menyiapkan deretan tenant sebagai wadah UMKM mahasiswa.
“Tenant diisi UMKM dari mahasiswa dengan brandnya masing masing, agar mereka bisa memasarkan bisnisnya lebih luas lagi,” jelasnya.
Untuk lomba UMKM mahasiswa, kata Eka,
penilaiannya dari hasil penjualan terbanyak.
M Force akan mengadakan delapan kategori perlombaan yang dapat diikuti berbagai kalangan.
Mulai dari anak usia dini, pelajar, komunitas hingga mahasiswa dan akan dinilai dewan juri yang kompeten sesuai bidangnya.
Adapun kategori lomba yang terdapat di event M Force meliputi UMKM khsusus internal mahasiswa Universitas Mulia, tari kreasi tradisional.
Ada pula K-Pop, cosplay, akustik band, teater, Mobile Legends, serta lomba menggambar bagi peserta PAUD dan TK.
Panitia juga telah menetapkan biaya pendaftaran yang bervariasi.
Mulai Rp10 ribu hingga Rp150 ribu per kategori, adapun khusus kompetisi UMKM mahasiswa Universitas Mulia tidak dipungut biaya.
“Biaya pendaftaran Rp150 ribu per tim untuk lomba tari tradisional, K-Pop, Akustik Band, Teater,” imbuh Eka.
Sedangkan untuk lomba Mobile Legend Rp50 ribu per tim, lomba Mobile Legend Rp30 ribu per tim dan menggambar mewarnai per orang Rp10 ribu.
Pada kategori UMKM, peserta diwajibkan mempresentasikan sampel dan konsep bisnis usaha yang dimiliki di hadapan tim seleksi.
Penilaian tak hanya fokus kualitas presentasi, tetapi juga melihat potensi pengembangan usaha serta capaian ke depan.
Pendaftaran seluruh perlombaan akan dibuka mulai 3 Agustus hingga 20 September 2026.
Nanti, kata Eka, pada hari kedua pelaksanaan panitia akan menggelar acara puncak dengan menampilkan para juara dari setiap kategori lomba.
Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan prestasi para peserta.
“Pastinya ada hadiah yang fantastis dari kami,” ucap Eka.
Panitia menargetkan kehadiran pengunjung sekitar 3.000 hingga 5.000 selama dua hari pelaksanaan.
Selain masyarakat umum, kegiatan ini juga direncanakan mendapat dukungan dari Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Disperindagkop Balikpapan.
Mereka nantinya memberisemangat bagi pengembangan ekosistem kewirausahaan mahasiswa.
Wakil Ketua Panitia Rigel Rachell Lumiu yang saat ini aktif sebagai Mahasiswa Semester 3 Program Studi Manajemen Universitas Mulia, menjelaskan M Force dirancang sebagai wadah memperkenalkan berbagai produk UMKM yang telah dikembangkan mahasiswa.
Selama ini, menurutnya, banyak mahasiswa yang telah memiliki usaha namun belum memiliki ruang untuk mempromosikan produknya secara luas.
“Kegiatan ini menjadi panggung bagi mahasiswa agar lebih percaya diri menampilkan brand yang sudah mereka buat,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Program Studi Kaprodi Manajemen Universitas Mulia, Dr. Pudjiati.
Ia menilai dengan adanya event M Force yang diadakan mahasiswanya bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi media pembelajaran kepemimpinan bagi mahasiswa.
Menurutnya, seluruh proses penyelenggaraan dipercayakan kepada mahasiswa.
Pihaknya menerapkan sistem regenerasi kepanitiaan, sehingga setiap angkatan memiliki kesempatan mengasah kemampuan memimpin dan berorganisasi.
Sekaligus memperkuat kerja sama dalam menyukseskan kegiatan berskala besar.
“Saya sangat mendukung kegiatan Mahasiswa event M Force ini, mereka bisa mengasah jiwa kepemimpinan tanpa ada intervensi. Mereka bebas melakukan eksplorasi dengan koordinasi,” ungkap Pudji.
M. Taufik
Editor: Agung














