• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
smartrtku.com
Advertisement
  • SmartRTku
  • Berita RT
  • Profil RT
  • Kisah Warga
  • Cerita Kampus
  • Esai
  • UMKM
  • Layanan Warga
No Result
View All Result
  • SmartRTku
  • Berita RT
  • Profil RT
  • Kisah Warga
  • Cerita Kampus
  • Esai
  • UMKM
  • Layanan Warga
No Result
View All Result
smartrtku.com
No Result
View All Result
  • SmartRTku
  • Berita RT
  • Profil RT
  • Cerita Kampus
  • Kisah Warga
  • Esai
  • UMKM
  • Layanan Warga
Home Berita RT

Urban Farming dari Pekarangan Rumah Warga Telagasari Balikpapan

Smart RTku by Smart RTku
September 10, 2026
in Berita RT
0
Lurah Telagasari Satya Nugraha

Lurah Telagasari Satya Nugraha, S.SPT (smartrtku)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SMART RT — Di tengah pertumbuhan yang padat dengan permukiman, wilayah Kelurahan Telagasari, Kecamatan Balikpapan Kota, ketahanan pangan tidak selalu hadir dalam hamparan lahan luas.

Ia justru tumbuh dari lahan yang terbatas di pekarangan rumah warga, melalui konsep urban farming.

Urban farming atau pertanian perkotaan adalah praktik budidaya tanaman, pengolahan, hingga distribusi hasil pangan di lingkungan perkotaan yang padat dengan memanfaatkan lahan terbatas.

Di RT 33, misalnya, tanaman buah anggur menjadi salah satu daya tarik.

Buahnya berukuran kecil berwarna merah bercampur ungu memiliki rasa manis.

Saat mengunyahnya, lidah serasa bergoyang. Rasanya seperti buah ceri yang dulu di masa kecil jadi favorit anak-anak.

Tanaman itu dirawat warga dengan memanfaatkan ruang yang tersedia di sekitar rumah.

Lurah Telagasari Satya Nugraha, S.STP mengatakan, di wilayah Kelurahan Telagasari terdapat Kelompok Tani Poktan dengan konsep pemanfaatan lingkungan rumah.

“Selain buah anggur, ada juga yang menanam daun sop, cabai, tomat, dan terong,” jelasnya. Rabu, 9 September 2026.

BACA JUGA  Cara Unik Warga 5 RT di Sepinggan Pererat Semangat Kebersamaan

Satya menilai, tanaman yang tumbuh di pekarangan warga memiliki arti lebih besar karena dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan inflasi dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga.

“Ini termasuk upaya kita dalam menekan inflasi dari sektor terkecil, yakni lingkungan rumah warga,” kata Satya.

Kelurahan Telagasari memiliki karakter geografis berupa kawasan perbukitan.

Kondisi itu membuat gerakan ketahanan pangan secara terpusat di satu lokasi tidak mudah dilakukan.

Pilihan kemudian diarahkan pada pola tersebar, warga di beberapa RT memanfaatkan ruang yang mereka miliki.

Dari pola itu, pekarangan rumah berubah menjadi ruang produksi. Hasilnya dapat dikonsumsi keluarga atau dipasarkan.

Di RT 24, ada warga yang membibit Tanaman Obat Keluarga Toga, cabai, tomat, dan terong.

Lain lagi di RT 45, di sana, warga mengembangkan tanaman buah seperti kedondong dan jambu.

“Di RT 36 ada warga yang sistem hidroponik bahkan berkembang sampai menjadi pemasok tetap bagi Yova loh mas,” ungkap Satya.

Bank Indonesia BI juga mendukung Gerakan ketahanan pangan di lingkungan Kelurahan Telagasari melalui bantuan bibit cabai, terong, dan tomat.

BACA JUGA  Warga Karang Joang Minta Lampu Jalan

Bagi warga, bantuan semacam ini membuka peluang untuk memproduksi sebagian kebutuhan pangan dari lingkungan sendiri.

“Ketika pasokan tersedia di tingkat rumah tangga, jadi kan mereka gak khawatir Mas, kalau ada kebaikan harga di pasar bisa langsung petik di halaman mereka.”

Terkait tugas dan fungsi Lurah, Setya menegaskan perannya lebih banyak sebagai penghubung antara kebutuhan warga dan instansi yang memiliki program.

Kelurahan menyalurkan bantuan kepada warga yang siap menanam, sekaligus melakukan pendampingan dan memantau perkembangannya agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Ketahanan Pangan lewat Urban Farming

Semangat mengembangkan ketahanan pangan lewat urban farming, sejalan dengan dorongan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan DKP3 Kota Balikpapan terhadap pengembangan pertanian di perkotaan.

Kepala DKP3 Balikpapan Sri Wahjuningsih mengatakan, praktik urban farming mulai tumbuh di sejumlah kawasan permukiman dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan kosong untuk menghasilkan berbagai komoditas pangan.

Pemerintah kemudian memperluas gerakan tersebut dengan melibatkan kelompok masyarakat, RT, sekolah, hingga kelurahan.

Bantuan bibit cabai, tomat, terong, dan tanaman obat keluarga disiapkan untuk mendorong partisipasi masyarakat.

BACA JUGA  RT 66 Batu Ampar Sulap Lahan Tidur jadi Urban Farming

“Kami mendorong masyarakat memanfaatkan ruang yang tersedia, baik di halaman rumah maupun lingkungan sekitar. Pemerintah membantu melalui penyediaan bibit dan pendampingan,” ujar Sri.

Di Telagasari, ketahanan pangan tidak dimulai dari lahan yang luas.

Melainkan cukup dari kemauan warga menanam sayuran dan buah di pekarangan rumah dengan pendampingan dan bantuan yang tepat dari instansi terkait.

M. Taufik
Editor: Agung

Tags: Berita RTBerita RT di BalikpapanKelurahan TelagasariLurah Telagasari Satya NugrahaSmart RTSmart RTkuUrban Farming
Previous Post

Bisnis Media

Next Post

Saat Jurnalistik Dimulai dari Jawaban

Smart RTku

Smart RTku

Next Post
Jurnalis

Saat Jurnalistik Dimulai dari Jawaban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Universitas Mulia

Tingkatkan SDM Ketua RT, Universitas Mulia Buka Kelas Eksekutif Berbiaya Murah

Juli 22, 2026
Cerita Kampus

Bank Sampah Jadi Program Unggulan KKN Universitas Mulia di RT 52 Muara Rapak

Agustus 26, 2026
Taman Hutan Kota

Ketua RT Minta Taman Hutan Kota Balikpapan Perlu Dikembangkan

Agustus 11, 2026
Ketua RT Balikpapan

Ketua RT 24 Kasmiran, Perantau Banyuwangi  Tata Permukiman Warga Balikpapan

Agustus 13, 2026
Taman Hutan Kota

Ketua RT Minta Taman Hutan Kota Balikpapan Perlu Dikembangkan

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
KTP

KTP Hilang? Begini Cara Mengurusnya

September 12, 2026
Jurnalis andal

UKM Jurnalistik UM Bangkit Kembali

September 12, 2026
Jurnalis

Saat Jurnalistik Dimulai dari Jawaban

September 11, 2026
Lurah Telagasari Satya Nugraha

Urban Farming dari Pekarangan Rumah Warga Telagasari Balikpapan

September 10, 2026

Recent News

KTP

KTP Hilang? Begini Cara Mengurusnya

September 12, 2026
Jurnalis andal

UKM Jurnalistik UM Bangkit Kembali

September 12, 2026
Jurnalis

Saat Jurnalistik Dimulai dari Jawaban

September 11, 2026
Lurah Telagasari Satya Nugraha

Urban Farming dari Pekarangan Rumah Warga Telagasari Balikpapan

September 10, 2026
smartrtku.com

Media pertama yang fokus terhadap pemberitaan lingkungan RT di Kota Balikpapan, Kaltim.

Menyajikan beragam rubrikasi dengan mengangkat isu-isu seputar RT dan kampus. Mengudara di bawah bendera Domain Media Mulia.

Follow Us

Alamat Redaksi

Jl. Letjen Z.A. Maulani No. 9, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Telp. 0542-766766

Kerjasama:
CP: +62 822-9986-7079

Email:
redaksi@smartrtku.com

kerjasama@smartrtku.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Etika Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

Copyright © 2025 SmartRtku.com – Domain Media Mulia. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • SmartRTku
  • Berita RT
  • Profil RT
  • Cerita Kampus
  • Kisah Warga
  • Esai
  • UMKM
  • Layanan Warga

Copyright © 2025 SmartRtku.com – Domain Media Mulia. All Right Reserved.