SMART RT – Saban tahun, peringatan HUT RI dilakukan seluruh warga Indonesia. Tak terkecuali bagi warga Balikpapan.
Semangat kemerdekaan tak selalu harus dirayakan di lapangan besar atau pusat pemerintahan. Dari lingkungan permukiman, nilai-nilai persatuan dan kecintaan kepada Tanah Air terus dirawat.
Ini pula yang ditunjukan warga RT50 Batu Ampar Lestari, Balikpapan Utara, yang konsisten menggelar aneka lomba untuk anak, remaja dan orangtua.
Untuk perayaan HUT ke-81 RI tahun 2026, warga di sini juga memeriahkannya dengan banyak lomba. Sedikitnya ada 14 lomba yang digelar, mulai estafet sarung, balap balon dalam sarung.
Ada pula estafet tepung, tarik karet, joget kursi, pecahkan air, tiup bola dalam gelas. Lalu pindahkan bola, balap karung, sepeda hias sampai game spontanitas.
“Seneng banget. Tiap tahun aku sama teman-temanku selalu ikut lomba. Alhamdulillah, tadi kami Juara I lomba sarung,” tutur Faiqa, salah satu peserta lomba untuk anak SD.
Aneka lomba 17 Agustusan di Rt50 Batu Ampar selalu menjadi hal yang dinantikan anak-anak dan remaja. Pelaksanaan lomba dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu atau tanggal merah yang berdekatan dengan tanggal 17 Agustus setiap tahun.
Lomba-lomba meriah selalu dilakukan di Batu Ampar. Tak hanya untuk anak, ada juga lomba untuk dewasa dan orangtua.

Nah kalau warga RT 17, Kelurahan Damai Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, lebih khidmat lagi. Mereka konsisten menggelar upacara bendera menyemarakan Dirgahayu Republik Indonesia.
Pada Senin 17 Agustus 2026, Upacara di lingkungan RT 17 ini menjadi pelaksanaan kedelapan kalinya. Sekitar 55 warga turut ambil bagian, ditambah 13 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Mulia Balikpapan dan Universitas Mulawarman Samarinda.
Upacara itu turut dihadiri Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Ketua RT 17, Untung Sutanto, mengatakan upacara bendera menjadi salah satu cara warga menjaga semangat kebangsaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan.
Ia menilai, kemerdekaan harus diisi kebersamaan dan kegiatan yang memberi manfaat bagi lingkungan. Untung berharap warga RT17 tetap menjaga kerukunan dan kekompakan.
“Kita selalu bergotong royong menjadikan lingkungan RT17 ini menjadi lingkungan yang maju lagi,” kata Untung.
Baginya, semangat ini menjadi bagian penting memaknai Dirgahayu RI ke-81.
Untung menilai kemerdekaan bukan hanya momentum mengenang perjuangan para pendahulu, tapi juga kesempatan masyarakat membangun lingkungan melalui persatuan dan gotong royong.
Ia berharap semangat kebersamaan di RT 17 dapat terus dipertahankan di tengah perkembangan Balikpapan yang semakin dinamis.
Apalagi semakin kuatnya aktivitas pembangunan dan perkembangan Ibu Kota Nusantara.
“Kita harus saling bahu-membahu, gotong royong mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif. Kita berharap Balikpapan selalu kondusif,” harapnya.
Untung juga mengajak RT-RT lain di Balikpapan ikut menghidupkan peringatan kemerdekaan melalui kegiatan di lingkungan masing-masing.
Ia menilai tidak semua warga dapat mengikuti upacara di lokasi pusat pemerintahan dan lapangan utama kota.
Karena itu, upacara di tingkat RT dinilai memiliki arti penting sebagai ruang menumbuhkan rasa kebangsaan sekaligus mendekatkan nilai-nilai kemerdekaan kepada masyarakat.
Rangkaian peringatan kemerdekaan di RT 17 tidak berhenti pada upacara bendera. Sebelumnya, warga telah menggelar kegiatan bersih kampung pada Minggu pertama Agustus serta tasyakuran pada malam sebelum upacara yang dihadiri hampir 200 warga.
M. Taufik
Editor: Agung














