SMART RT — Universitas Mulia menghelat sosialisasi Program Kuliah Gratispol, sekaligus pendampingan pengisian formulir pendaftaran melalui laman resmi Gratispol.
Sosialisasi dilakukan di Ballroom Cheng Ho, Kamis 23 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa.
Wabilkhusus ihwal mekanisme program beasiswa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur san cara pengisian data secara benar.
Rektor Universitas Mulia, Dr. Agung Sakti Pribadi, mengatakan Program Gratispol bentuk komitmen Pemprov Kaltim untuk memperluas akses pendidikan tinggi.
Akses ini tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun sosial mahasiswa.
Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk fokus meningkatkan kualitas diri selama menempuh pendidikan.
Menurutnya, masa kuliah harus diisi dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta menjaga lingkungan kampus yang bebas dari perundungan.
“Jangan ada bullying di lingkungan kampus. Demikian pula kebiasaan merokok jangan dijadikan sebagai tren di kalangan mahasiswa,” tegas Dr. Agung.
Kampus, ingatnya, harus menjadi ruang yang sehat untuk belajar dan berkembang.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Mulia, Sumardi, M.Kom, menjelaskan Gratispol sebagai program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
Program ini memberi pembiayaan pendidikan hingga delapan semester sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan ada perbedaan skema pembiayaan berdasar jalur penerimaan mahasiswa baru.
Mahasiswa yang diterima melalui Gelombang II dan Gelombang III tetap memperoleh manfaat Beasiswa Gratispol.
Tetapi, lanjut Sumardi, mereka diwajibkan membayar selisih Uang Kuliah Tunggal atau UKT, sesuai besaran yang berlaku pada masing-masing program studi.
Adapun mahasiswa yang diterima melalui Gelombang Khusus Gratispol memperoleh pembiayaan penuh.
“Sehingga selama delapan semester tidak lagi dikenakan pembayaran UKT sesuai ketentuan program tersebut,” imbuhnya.
Selain menjelaskan skema pembiayaan, Sumardi juga memberi perhatian khusus terhadap proses registrasi pada sistem daring Gratispol. I
a mengimbau mahasiswa agar melakukan pengisian data menggunakan komputer atau laptop.
Menurutnya, beberapa menu dan kolom pada laman pendaftaran tidak tampil secara lengkap apabila diakses melalui telepon genggam.
Sehingga berpotensi menyebabkan data yang diinput tidak lengkap.
“Kami menyarankan pengisian formulir dilakukan menggunakan komputer atau laptop,” jelasnya.
Tujuannya agar seluruh menu dapat muncul dengan sempurna dan proses pendaftaran berjalan lancar.
Dalam sesi pendampingan, mahasiswa mendapatkan penjelasan teknis mengenai tahapan registrasi, kelengkapan dokumen, hingga proses validasi data pada sistem Gratispol.
Tim Universitas Mulia juga mendampingi peserta secara langsung agar tidak terjadi kesalahan dalam pengisian formulir.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Universitas Mulia berharap seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat memanfaatkan Program Gratispol secara optimal.
Sehingga akses terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas semakin terbuka bagi masyarakat Kalimantan Timur.
MBI UM I Amrico














