SMART RT – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka kantor cabang di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 9 Oktober 2026.
Ekspansi ini akan menyasar potensi perdagangan, investasi, dan pembiayaan usaha di kawasan Kalimantan Timur, terutama seiring perkembangan Ibu Kota Nusantara- IKN.
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, menjelaskan pembukaan cabang Balikpapan bagian dari strategi perluasan jaringan sekaligus mendukung program Misi Dagang Jawa Timur.
Kehadiran Bank Jatim di Kalimantan Timur diharapkan menjadi penghubung antara pelaku usaha kedua provinsi untuk mengembangkan perdagangan dan investasi.
“Pemilihan Balikpapan sebagai lokasi pengembangan jaringan kantor Bank Jatim didasarkan pada potensi ekonominya yang besar, terutama sebagai salah satu gerbang menuju IKN,” kata Winardi, dinukil dari keterangan resminya, Senin.
Potensi ekonomi Balikpapan menjadi salah satu pertimbangan ekspansi.
Mengacu data Badan Pusat Statistik yang disampaikan dalam materi peresmian, pertumbuhan ekonomi Balikpapan pada 2025 mencapai 10,24 persen, dengan produk domestik regional bruto (PDRB) sebesar Rp169,3 triliun.
Menurut Winardi, potensi ini membuka peluang bagi Bank Jatim untuk memperluas dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Kalimantan Timur.
Sebelum diresmikan, kantor cabang Balikpapan telah menjalani tahap soft opening sejak Juni 2026. Pembukaannya juga telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Melalui kantor ini, Bank Jatim menyediakan layanan simpanan dan transaksi, pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kredit ritel dan konsumer, layanan nasabah prioritas, serta perbankan digital melalui JConnect.
Bank Jatim juga berencana memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Balikpapan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bankaltimtara.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperluas akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan produk perbankan secara tepat.
Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang menjadi acuan dalam materi peresmian, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 93,61 persen.
Winardi menegaskan, operasional cabang Balikpapan akan dijalankan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap dapat memperkuat sinergi ekonomi antara Jawa Timur dan Kalimantan Timur, membuka peluang bisnis yang lebih luas, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah,” ujarnya.
Peresmian kantor cabang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 355, Balikpapan, dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Kaltim Rudy, Komisaris Utama Independen Bank Jatim Adi Sulistyowati, serta Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo.
Agung













