SMART RT – Seminar Farmasi Nasional, yang biasa dikenal Safana, tahun ini dihelat di Kampus Putih Universitas Mulia Balikpapan.
Safana Volume 3, tahun ini menghadirkan dua profesor terkemuka sebagai narasumber.
Yakni Associate Professor Ana Safitri, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Brawijaya dan Prof. Dr. Apt. Lusi Dewi Nurhajati Sangsongko, M.Sc. dari Institut Teknologi Bandung.
Safana 2026 kali ini mengangkat tajuk: Strategi Inovatif dalam Penghantaran Senyawa Terapeutik dan Bioaktif di Bidang Farmasi.
Agenda tersebut dikemas secara hibrid, yang dipusatkan Ballroom Cheng Hoo Universitas Mulia, pada Kamis 15 Oktober 2026. Dihadiri peserta secara langsung dan melalui Zoom Meeting.
Peserta berasal dari berbagai kategori, yakni peserta seminar, presenter oral, dan presenter poster.
Para peserta berasal dari perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan fasilitas pelayanan kesehata.
Di antaranya Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Universitas Islam Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Gorontalo.
Ada pula Universitas Muhammadiyah Kudus, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta RSUD Dr. Abdul Rivai.
Melalui Safana Volume 3 Tahun 2026, Program Studi S1 Farmasi Universitas Mulia menghadirkan forum akademik untuk mempertemukan pengetahuan, pengalaman, dan gagasan dari berbagai institusi.

Sebelum masuk pada materi inti yang dibawakan dua narasumber, Rektor Universitas Mulia, Dr. Agung Sakti Pribadi, menyampaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong transformasi dalam dunia kefarmasian.
Pengembangan obat, menurutnya, tidak lagi hanya fokus pada penemuan senyawa aktif, tapi juga pada cara menghantarkan senyawa secara efektif, aman, dan tepat sasaran agar memberikan manfaat optimal bagi pasien.
Katanya, strategi inovatif dalam penghantaran senyawa terapeutik dan bioaktif menjadi salah satu bidang yang terus berkembang.
“Bahkan memiliki peran penting menjawab berbagai tantangan kesehatan,” ujarnya.
Dr. Agung Sakti menjelaskan, pengembangan sistem penghantaran obat, teknologi formulasi dan pemanfaatan senyawa bioaktif membutuhkan dukungan penelitian berkelanjutan.
Termasuk pendekatan multidisipliner, dan kolaborasi antara perguruan tinggi, peneliti, serta praktisi.
Kehadiran kedua narasumber, lanjutnya, menjadi kesempatan bagi civitas akademika untuk memperoleh wawasan dan perspektif akademik dari para ahli.
Ia berharap diskusi dalam seminar ini dapat menginspirasi dosen, peneliti, dan mahasiswa.
Wabil khusus untuk terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menghasilkan penelitian inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rektor Agung Sakti secara resmi membuka Safana Volume 3 Tahun 2026 dengan mengucapkan: Bismillahirrahmanirrahim.
Ketua Program Studi S1 Farmasi Universitas Mulia, Apt. Warrantia Citta Citti Putri, S.Farm., M.Sc., menyampaikan seminar ini menjadi kesempatan bagi civitas akademika untuk memperluas wawasan dan bertukar pengetahuan.
Sekaligus memperoleh perspektif baru mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik kefarmasian.
Menurutnya, Safana menjadi salah satu bentuk upaya Program Studi S1 Farmasi Universitas Mulia Balikpapan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi dan penguatan wawasan mahasiswa.
Sekaligus tenaga kefarmasian, d tengah perkembangan dunia kesehatan yang semakin dinamis.
Melalui Safana ini, ia berharap terbentuk ruang diskusi akademik yang produktif, mempertemukan gagasan dari berbagai perspektif.
Termasuk mendorong lahirnya generasi farmasi yang kompeten, adaptif, dan inovatif.
Dua profesor terkemuka ini wawasan seputaran inovasi sistem penghantaran senyawa terapeutik dan bioaktif.
M. Taufik
Editorial: Agung













