SMART RT – Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengajak mahasiswa baru Universitas Mulia (UM) untuk mengenali arah kebijakan pembangunan di kota ini.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber pada agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB Universitas Mulia.
Agenda yang dihelat pada Selasa 18 Agustus 2026, dipenuhi antusias para Maba UM.
Pada kesempatan itu, Wawali Bagus juga memberi motivasi dan semangat kepada mahasiswa baru. Masa pengenalan kehidupan kampus bagi Maba Universitas Mulia Balikpapan tak hanya diisi pengenalan akademik dan lingkungan perguruan tinggi.
Pemerintah Kota Balikpapan mendorong para Maba ikut memahami, sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Wawali Bagus memberi pembekalan ihwal pemantapan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Selain itu, ia juga mengingatkan bagaimana nilai tersebut diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk melalui berbagai program Pemerintah Kota Balikpapan.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami Pancasila dan UUD 1945 secara teori. Sebagai generasi muda dan calon pemimpin, mahasiswa juga perlu memiliki kepedulian terhadap persoalan di lingkungan, termasuk perkembangan pembangunan daerah dan nasional,” pesan Bagus.

Terlibat dalam Pembangunan Kota
Menurutnya, secara materi para mahasiswa sudah paham tentang Pancasila dan UUD 1945.
“Tapi saya ingin mereka bisa terlibat aktif dengan kondisi Pemerintah Kota dan pembangunan nasional,” imbuh Bagus.
Wawali menilai, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang dapat memberikan pandangan sekaligus menjadi bagian dari perubahan di tengah masyarakat.
Karena itu, Bagus meminta mahasiswa baru meningkatkan rasa ingin tahu terhadap berbagai persoalan yang terjadi di sekitarnya.
Katanya, informasi ihwal kebijakan pemerintah dan perkembangan pembangunan, dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih kritis.
Bagus kembali mengingatkan, apa yang ada di sekitar mahasiswa, apa yang ada di media, mereka harus punya keingintahuan yang tinggi.
“Kalau biasanya mungkin tidak peduli, sekarang harus bisa lebih peduli karena berkaitan kegiatan mereka sendiri,” ujarnya.
Wakil Walikota Bagus mengapresiasi antusiasme mahasiswa selama mengikuti pembekalan. Ia menilai, sejumlah diskusi yang berjalan sengit menunjukkan mahasiswa memiliki ketertarikan terhadap isu pembangunan dan persoalan yang terjadi di daerah.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat, sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi penerima informasi.
“Tetapi juga dapat ikut memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan Balikpapan,” pesan Wawali Bagus.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Mulia Sumardi menjelaskan, PKKMB bagian dari agenda tahunan yang dirancang membantu mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus.
“Baik dari sisi akademik maupun kegiatan nonakademik,” katanya.
Menurut jadwal kampus, PKKMB Universitas Mulia berlangsung hingga Sabtu. Berdasarkan data absensi, sebanyak 1.110 mahasiswa baru mengikuti kegiatan tersebut.
“Agenda ini tradisi tahunan setiap penerimaan mahasiswa,” jelasnya.
Pihak Kampus Putih Universitas Mulia, melakukan orientasi untuk pengenalan suasana kampus, baik akademik, proses belajar-mengajar, dan kegiatan nonakademik.
Selain memperkenalkan sistem akademik, mahasiswa juga dikenalkan dengan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Mereka diberi kesempatan mengeksplorasi minat dan bakat, mulai dari bidang seni, olahraga hingga kegiatan kemahasiswaan lainnya.
Kehadiran Wakil Wali Kota Balikpapan sebagai salah satu narasumber, lanjut Sumardi, menjadi bagian upaya kampus memperluas wawasan mahasiswa mengenai kondisi daerah tempat mereka menempuh pendidikan.
“Kami ingin memberi motivasi kepada mahasiswa, kira-kira pembangunan Balikpapan yang sekarang ini dilakukan sudah sampai mana,” katanya.
M. Taufik
Editor: Agung














