SMART RT – Ada saja cara kreatif yang dilakukan Panitia Pemilihan Ketua RT 47 Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah.
Ketua Panitia Pemilihan RT 47 Nur Anita Sari memaparkan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, pihaknya menyediakan beragam doorprize menggunakan dana kas warga.
Doorprize yang disediakan pun bukan kaleng-kaleng. Mulai tujuh kipas angin, beras, minyak, hingga berbagai kebutuhan pokok.
“Kamk ingin lebih meriah dari pemilu. Untuk menyenangkan warga juga. Ini kan dana warga, dari warga kembali ke warga, ” jelas Nur Anita.
Menurutnya, konsep ini lahir dari inisiatif panitia untuk meningkatkan antusiasme sekaligus menjadikan pemilihan sebagai momentum kebersamaan warga.
Hasilnya, tak main-main.
Pemilihan kali ini lainnya pesta demokrasi di tingkat kota. Warga berduyun-duyun mendatangi Posyandu RT 47.
Posyandu digunakan sebagai tempat untuk menggunakan hak pilih, pada Rabu 9 September 2026, malam.
Sejumlah doorprize turut disiapkan untuk memeriahkan pemilihan.
Suasana ini berbeda dibanding pemilihan sebelumnya yang dilakukan pintu ke pintu.
Kali ini, warga berkumpul di satu lokasi untuk menentukan Ketua RT periode 2026–2031.
Dua calon yang bertanding, nomor urut 1 H Susihana dan nomor urut 2 Ana Suliana.
Nur Anita Sari menjelaskan, tercatat ada 141 kepala keluarga terdata sebagai pemilih.
Namun, tak semua bisa hadir lantaran sejumlah warga berhalangan, termasuk lanjut usia.
Pada pemilihan kali ini hasil pemungutan suara kembali mengantarkan H Susihana sebagai Ketua RT 47.
Ia menyampaikan periode 2026–2031 menjadi periode ketujuh sejak pertama kali menjabat pada 2008.
Susihana berujar, salah satu targetnya meningkatkan prestasi lingkungan.
Katanya RT 47 sebelumnya meraih juara pertama lomba RT tingkat Balikpapan.
“Harapan saya bisa lebih meningkat lagi, bisa mengikuti tingkat provinsi,” harapnya.
Selain prestasi, perbaikan drainase turut menjadi perhatiannya.
Selama ini, lanjutnya, sebagian drainase telah diperbaiki, tapi masih ada sejumlah bagian yang membutuhkan penanganan.
Usulan perbaikan telah disampaikan melalui reses di kelurahan dan kepada anggota DPRD Balikpapan serta DPRD Kaltim.
Ia menilai pemilihan kali ini menjadi yang paling meriah dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Tingginya partisipasi menunjukkan pemilihan ketua RT bukan sekadar pergantian kepemimpinan di tingkat lingkungan.
Melainkan juga ruang bagi warga terlibat langsung menentukan pengurus yang paling dekat dengan kehidupan mereka di sana.
M. Taufik













